Cara Bisnis Waralaba Modal Kecil, Kelebihan, Tips, dan Contoh Usaha

Cara Bisnis Waralaba Modal Kecil, Kelebihan, Tips, dan Contoh Usaha image

Bisnis waralaba modal kecil - Apakah Anda sekarang karyawan perusahaan? Apakah Anda seorang PNS? Ibu rumah tangga atau fresh graduate? Mungkin Anda sedang berpikir memulai suatu bisnis atau untuk menambah penghasilan Anda? 

Namun, Anda sedang bingung wirausaha apa yang dapat berjalan dengan modal yang terbatas? Tenang, Anda bisa memulai bisnis franchise atau waralaba.

Franchise atau waralaba adalah bisnis tangan kedua yang mana Anda membeli nama merek atau brand terkenal lalu menjalankannya sesuai aturan dan instruksi dari franchisor (pemilik bisnis utama). Anda disebut sebagai franchisee dan bisnis Anda dikenal dengan franchise.

Jadi, Anda tidak perlu repot-repot berpikir tentang branding, desain logo, menu, produksi dan lain-lain karena bisnis waralaba menggunakan merek yang terkenal di masyarakat. Karenanya kemungkinan kerugian bisnis waralaba lebih kecil.

Pada bisnis waralaba ini, semua franchise sudah melalui seleksi yang sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) dari pemilik bisnis. Sehingga, kualitas pelayanan, produk, dan bahan terjamin. Semuanya dari pasokan bahan hingga interior bisnis terancang mirip dengan bisnis utama dari pemilik bisnis.

Anda cukup memiliki jiwa kepemimpinan, jiwa wirausaha, jeli melihat peluang, dan tekad kuat yang besar. Dengan modal kecil pun Anda bisa menjalankannya dengan baik. Anda harus memaksimalkan prinsip ekonomi, dengan membuat waralaba modal kecil untung besar untuk menjadi pengusaha sukses.

Kelebihan Bisnis Waralaba
bisnis-waralaba-modal-kecil
foto: lifepal.co.id

Bisnis waralaba memang sedang banyak digeluti khususnya oleh pebisnis muda yang baru belajar menjadi entrepreneur. Untuk membulatkan keinginan menjalankan bisnis waralaba, Anda juga perlu mencermati sisi positif atau kelebihannya sebagai berikut:

1. Brand Awareness Sudah Terbangun

Konsumen sudah kenal merek atau brand di antaranya logo, gambar, nama, hingga slogan yang melekat dengan usaha tersebut. Kemampuan tersebut dimaksud dengan Brand Awareness. Sehingga, Anda tidak perlu membangun semua dari awal.

Anda mendapatkan hak penuh dari nama, merek, resep bisnis, dan rahasia membuat produk.

2. Manajemen Bisnis Kredibel

Anda tidak perlu berpusing ria memikirkan operasional dan teknis bisnis. Bisnis sistem waralaba telah mempunyai manajemen yang siap turun ke lapangan secara langsung. 

Para franchisee biasanya memilih bisnis ini karena telah memiliki target pasar yang tetap, reputasi manajemen yang berjalan dengan baik, dan strategi dapat berjalan seterusnya tanpa ada perubahan besar.

3. Menjalin Kerjasama dengan Pihak Lain

Mendapatkan relasi yang lebih luas tentunya menjadi keuntungan sendiri sebagai pewaralaba. Pemilik bisnis franchise akan mengenalkan beberapa pihak-pihak yang membantu menjaga kualitas bisnis.

Misalnya, mendapatkan kenalan pemasok bahan baku produksi, digital printing, interior designer, dan sebagainya.

4. Mendapatkan Pelatihan

Sebelum Anda membuka gerai. Anda akan mendapatkan pelatihan terlebih dulu, Ini merupakan bentuk dukungan franchisor kepada franchisee. Misalnya, untuk melatih pemasaran, mendapatkan bahan baku yang bagus, sampai manajemen keuangan.

5.Manajemen Keuangan Telah Diatur

Calon pebisnis waralaba pasti lebih percaya pada bisnis waralaba yang memiliki manajemen finansial kuat dan tertata rapi. Pada bisnis franchise, semua manajemen keuangan telah diatur oleh pemilik bisnis. Jadi, Anda tidak butuh memikirkan manajemen finansial seperti awal membuka usaha.

6. Tidak Memandang Pendidikan

Bisnis waralaba tidak melihat latar belakang Pendidikan Anda. Usia dan lulusan apapun dapat menekuni usaha ini. Tapi, Anda tetap harus belajar tentang bisnis waralaba sedikit demi sedikit. Sebelum memulai bisnis dan bisa memecahkan masalah yang terjadi suatu hari nanti.

7. Peluang Kesuksesan Lebih Besar

Dari brand awareness yang sudah terbangun hingga manajemen keuangan yang telah teratur Anda tentu mendapatkan kemudahan menjalankan bisnis. Peluang sukses terbilang besar karena bisnis waralaba sudah pasti punya pelanggan setia. Dibuka dimanapun asal tetap menjaga kualitas konsumen bisa bertambah. 

Modal usaha yang akan Anda keluarkan bisa terukur karena sudah ada data pengeluarannya untuk bahan baku hingga cara pemasarannya dari pemilik usaha utama.

Anda juga bisa memperkirakan berapa keuntungan yang akan didapat. Dengan patokan gerai waralaba lain. Anda bisa menghitung kapan modal Kembali.

Kekurangan Bisnis Waralaba
bisnis-waralaba-modal-kecil
foto: enterpreneur.wartaekonomi.co.id

Bila Anda tertarik menekuni bisnis waralaba ini. Anda juga harus mengenal kekurangannya agar dapat menghindarinya di masa depan atau mempersiapkannya dari sekarang.

1. Tidak Dapat Mengembangkan Inovasi Baru

Karena semua manajemen telah diatur oleh franchisor. Pebisnis waralaba terkadang tidak bisa mengeluarkan ide atau inovasi. Ide dan inovasi tersebut tidak dapat diterapkan pada bisnis waralaba karena terikat kontrak khusus dengan pemilik usaha.

2. Perilaku Konsumen Berubah

Kendati franchise mempunyai target pasar yang sudah jadi. Namun, perilaku konsumen cenderung berganti mengikuti tren yang ada. Sehingga, pengusaha waralaba terjebak disini. Contohnya, tren es kepal yang kini sudah semakin menipis peminatnya dan beralih ke minuman manis berisis boba.

3. Reputasi Terganggu Karena Waralaba Lain

Masyarakat masih sering waralaba pemiliknya sama. Sehingga, jika ada satu franchise mendapatkan masalah hingga viral. Maka, waralaba lain bisa terkena dampaknya. Hal tersebut dapat merusak citra waralaba milik Anda.

4. Modal Lebih Besar dari Penawaran Awal

Ada kemungkinan jika waralaba yang Anda pilih meminta modal lebih besar untuk kontrak. Lalu ada biaya lain untuk training dan iuran Bersama pembeli waralaba untuk bisnis waralaba.

5. Potongan Keuntungan Besar

Pelaku usaha waralaba tiap bulan atau periode tertentu wajib membayarkan royalti kepada brand. Pemotongan keuntungan berapa persennya tergantung dari perjanjian kedua belah pihak.

Cara Memilih Bisnis Waralaba dengan Modal Kecil

  1. Riset banyak perusahaan waralaba. Lewat cara ini Anda dapat menentukan kekuatan usaha, pasar, dan berapa toko waralabanya.
  2. Pilih bisnis yang sederhana, mudah menduplikasinya, dan mudah mengembangkannya.
  3. Analisis produk waralaba yang unik atau paling dibutuhkan. Konsumen akan mencari produk yang unik. Terlebih makanan atau minuman. Bandingkan juga dengan bisnis jasa. Lihat mana yang paling laku nantinya
  4. Pilih bisnis yang sudah bersertifikat HAKI.
  5. Bisnis waralaba yang telah teruji setidaknya 5 tahun atau lebih.
  6. Lihatlah perkembangan usahanya. Seleksi waralaba yang memiliki reputasi dan manajemen yang baik. Selain itu, cara mereka menyelesaikan masalah juga bisa dicermati.
  7. Pilih pemilik waralaba yang memiliki kondisi keuangan yang kuat.
  8. Pilihan pemilik usaha yang berpengalaman, menyediakan pelatihan, menyediakan peralatan, menyuplai bahan baku, dan membuat prospektus penawaran.
  9. Pelajarilah dan pertimbangkan dengan baik perjanjian sebelum meneken kontrak. Agar tidak menyesal di kemudian hari.
  10. Rencanakan bisnis dengan hati-hati. Misalnya, dengan menentukan lokasi gerai yang strategis agar bisnis Anda berjalan lancar.
  11. Terakhir, pilih waralaba yang sesuai dengan modal yang Anda punya. Bagi Anda dengan modal kecil. Wajib untuk melakukan riset mendalam dan pertimbangan. Agar modal Kembali dalam waktu cepat.

Ciri-Ciri Perusahaan yang Membuka Waralaba

  1. Punya manajemen terbuka. Sehingga pihak kedua dan ketiga dapat mengetahui dan memperkirakannya keadaan bisnisnya.
  2. Modal pemilik bisnis utama besar. Jika modal pemilik besar, maka bisnis yang dikelola juga kuat.
  3. Telah mengembangkannya dengan membuka cabang toko atau gerai dengan modal sendiri setidaknya selama 5 tahun atau lebih.
  4. HAKI pemilik waralaba telah bersertifikat sehingga bila terjadi sesuatu terhadap usaha waralabanya sudah terlindungi.
  5. Bisnis fleksibel dan mudah menirunya, namun punya keunikan.
  6. Pemilik usaha utama selalu memantau bahkan turun langsung ke waralaba yang Anda punya. Memastikan kualitas dan pelayanan sesuai dengan usaha utama.
  7. Franchisor mempunyai pengetahuan luas hingga dapat membuat blue print untuk mengembangkan bisnis.

Apa Perbedaan Waralaba dengan Sistem Buka Cabang?
bisnis-waralaba-modal-kecil
foto: liputan6.com

Mungkin Anda sedikit bingung. Apa bedanya dengan buka cabang? 

Jadi, begini penjelasannya. Sistem buka cabang atau branch biasanya dipakai untuk sebuah usaha yang laris dan paling dicari konsumen. Beberapa lainnya sampai menjadi tren. Lalu pengusaha membuka bisnis yang sama di tempat lain untuk mendekatkan diri pada konsumen.

Cara ini tergolong lama. Namun, sistem ini bisa menjadi sistem yang bagus jika Anda cerdas menjalaninya.

Untuk melihat perbedaanya dengan waralaba. Berikut ciri-ciri usaha buka cabang:

1. Manajemen Tertutup

Tata Kelola berada di pengusaha itu sendiri dan tidak boleh ada yang tahu. Hanya pemilik usaha atau keluarga jika itu bisnis keluarga.

2. Modal Besar

Sama-sama punya modal besar. Namun, sumbernya tidak hanya dari kantong pribadi. Bisa dari investor, kerabat, sampai pinjaman bank.

3. Tidak Dapat Ditiru

Usaha yang dimiliki biasanya sulit diduplikasi. Sehingga, hanya pemilik yang dapat mengembangkannya.

4. Pengalaman dan Pengetahuan Terbatas

Sistem waralaba merupakan cara baru mengembangkan bisnis. Tetapi, masih banyak pengusaha yang belum mengetahui langkah-langkahnya. Sehingga, mereka lebih memilih cara buka cabang.

Selain itu, jika cabang sudah mendapatkan keuntungan besar. Pengusaha lebih memilih sistem konvensional daripada menerapkan peluang bisnis baru yang lebih praktis dan menjanjikan.

5. Bisnis Turun Temurun

Umumnya bisnis buka cabang merupakan bisnis turun temurun milik keluarga. Jadi, mereka lebih memilih melestarikan warisan tanpa campur tangan orang lain. Serta agar tidak menyimpang dari ajaran leluhur. Usaha ini sering ditemukan di bisnis kuliner.

Tips Sukses Bisnis Waralaba Modal Kecil

Ingin menjalankan bisnis waralaba dengan sukses dan untung? Berikut tips cara menjadi pengusaha sukses yang Anda harus pelajari.

  1. Mempunyai jiwa entrepreneur, kepemimpinan, kemampuan, dan tekad yang kuat.
  2. Mau belajar untuk mempertajam skill dan pengetahuan bisnis franchise. Bahkan hukum tentang waralaba.
  3. Melakukan riset terhadap waralaba tujuan. Baik gerainya, operasionalnya, hingga franchisornya.
  4. Modal yang dimiliki cukup untuk waralaba pilihan Anda.
  5. Tidak takut gagal atau berani mengambil resiko.
  6. Mendapat dukungan serta kepercayaan dari teman, kerabat, dan keluarga.

Contoh Bisnis Waralaba Modal Kecil yang Sukses

Bisnis waralaba memang menggiurkan. Banyak gerai atau outlet sukses menjalankan bisnis mereka dengan modal kecil. Tapi, mendapatkan untung yang besar. Modal kecil yang dimaksud biasanya kisaran Rp 1 juta sampai 50 juta.

Jika Anda kebingungan mencari usaha modal kecil apa yang cocok. Simak daftar bisnis waralaba modal kecil bermacam-macam di bawah ini:

1. Bisnis Waralaba Minuman

  • Bubble Tea atau Boba

Minuman manis dengan bola-bola tepung tapioka asal Taiwan ini memang sedang digandrungi remaja kekinian. Bisnis waralaba merupakan salah satu calon pebisnis selain sudah punya pasar yang luas. Tapi juga rasa minumannya yang enak.

Bisnis waralaba kekinian ini bisa menjadi ladang usaha dengan keuntungan yang besar. Pemilik usaha biasanya menyewakan gerai atau outlet serta mesin untuk membuat bubble tea. Harga minumannya pun beragam dengan kisaran Rp 10.000 hingga Rp 50.000. 

Gerai bubble tea paling mudah menemukannya di mall-mall. Namun, sekarang bisa juga menjumpainya di gerai toko. Beberapa brand yang menyediakan waralaba dengan modal kecil yaitu Xi Bo Ba, Gulu-gulu, dan Chatime.

  • Kedai Kopi

Ngopi menjadi gaya anak muda sekarang yang biasa ditemui. Tidak hanya di kota-kota besar. Di Kota kecil pun kedai-kedai kopi menjamur.

Meski penikmat kopi tidak hanya anak muda. Tapi, kini Anda menemuinya di mall atau rumah kecil dengan interior cozy yang kekinian.

Jika Anda ingin memulai bisnis ini. Kopi Torabika membuka bisnis waralaba dengan modal Rp 10 juta. Perusahaan akan mendampingi pelatihan. Dari meracik, menyeduh, hingga menyajikan.

Selain itu, ada Janji Jiwa. Franchise kopi kesayangan anak muda ini salah satu pembuka tren minum kopi. Outletnya tersebar di kota Indonesia. Tidak diragukan lagi peluang dan untung besarnya.

  • Thai Tea

Meski sudah tak seramai awal kemunculannya dulu. Thai tea tetap mempunyai penikmatnya sendiri. Minuman asal negeri gajah ini ringan dan menyegarkan.

Dengan berbagai macam varian, Harga termurahnya mulai Rp 6.000 per cup.

Paket usaha waralaba Thai Tea cukup terjangkau. Mulai dengan harga Rp 2 jt. Anda sudah bisa mendapatkan booth sendiri, alat membuat Thai Tea, serta trainingnya. Sebelum dipasarkan Anda diminta melakukan uji rasa.

Bisnis waralaba Thai Tea di antaranya Fremilt, Dun Dun, Khob Khun, Nom Nom, Chaai dan lain sebagainya.

  • Cappucino Cincau

Cincau terkenal sebagai minuman segar dari Indonesia. Berwarna hijau. Cincau terbuat dari air rebusan daun cincau. Rasanya memang sedikit pahit. Tapi, jika menambahkan gula aren. Sangat bagus menghilangkan dahaga.

Saat berbagai minuman unik bermunculan. Lahirlah kopi cappucino yang ditambahkan cincau. Perpaduan yang tidak biasa dan unik.

Kini, bisnis waralaba cappucino cincau menyebar di kota-kota besar seluruh Indonesia.

Brand waralaba Cappucino Cincau membuka kesempatan kemitraan dengan tawaran mulai dari lima juta rupiah. Anda akan mendapatkan fasilitas berupa cup, bahan utama, booth, hingga alat promosi.

Satu cup berharga Rp 5.000.

  • Es Jus

Setiap sudut tempat di kota-kota pun pasti menemukan kedai atau booth es jus. Bisnis lama tapi tetap bertahan meski berbagai minuman kekinian datang.

Cara membuatnya pun mudah. Berasal dari buah-buahan yang diblender. Jus dapat meningkatkan kesehatan siapapun yang meminumnya. 

Fasilitas waralaba es jus yaitu suplai buah-buahan segar dan alatnya. Harganya mulai dari Rp 6.000 tergantung harga pasaran buah.

2. Bisnis Waralaba Makanan

  • Ayam Geprek

Ayam seperti sudah menjadi makanan sehari-hari orang Indonesia. Adalah inovasi baru yaitu ayam geprek. Ayam yang digoreng tepung, goreng biasa, atau bakar yang dihancurkan dengan ulekan atau orang menyebutnya geprek. Menjadi salah satu bisnis makanan modal kecil yang mendatangkan keuntungan besar.

Bisnis Waralaba ayam geprek yang terbilang sukses di Indonesia ada Geprek Bensu dan Ayam Gepuk Pak Gembus. Outlet Geprek Bensu sudah menjamur di berbagai kota. Jika ingin berbisnis waralaba dengan Geprek Bensu. Mereka menawarkan dua sistem bisnis. Diantaranya full waralaba dan bagi hasil.

Sedangkan, untuk Ayam Gepuk Pak Gembus telah menyebarkan 700 outlet yang menyebar di Indonesia. Usaha dari Yogyakarta ini bisa mendapat keuntungan hingga Rp 14 miliar tiap bulan.  

  • Kebab

Makanan yang berasal di timur tengah ini memiliki rasa luar biasa. Makanan ini cocok dan diterima lidah orang Indonesia. Kebab yaitu gulungan roti isi daging, sayuran, saos dan mayones memang tidak membosankan.

Outlet kebab berbagai brand sudah merajalela di Indonesia. Tidak hanya di mall. Kebab juga bisa berada di pinggir-pinggir jalan. Cukup dengan membeli waralabanya. Anda bisa membelinya di tempat-tempat strategis.

Memulai franchise kebab bisa bermodal tiga juta rupiah saja tergantung brand yang Anda pilih. Fasilitas berupa booth, alat masak, pasokan bahan baku, dan pelatihan.

Bisnis waralaba kebab yang menjanjikan yaitu Kabobs, Kebab Corner, Kebab Baba Rafi, dan Kebab Kings.

  • Seblak

Makanan asli asal Pasundan mulai menunjukkan keberadaanya. Makanan ini terbilang unik karena berbahan dasar kerupuk yang direndam di air. Setelahnya dapat menambahkan bahan pendamping. Khas dari seblak yaitu tingkat pedasnya.

Tidak harus berguru ke Jawa Barat. Mengelola usaha ini bisa dari rumah atau lokasi tertentu dengan bermodalkan dua juta rupiah. Fasilitas yang bisa Anda dapatkan yaitu booth, bahan dasar, resep, dan pelatihan.

  • Ayam Fried Chicken

Masuknya KFC dan McD ke Indonesia membuat orang-orang terinspirasi membuat makanan serupa. Tapi, yang bisa dijangkau untuk kalangan kecil menengah.

Meski bentuk luarnya yang tampak sama. Namun, ayam tepung dari berbagai merek di Indonesia memiliki rasa yang berbeda.

Ribuan outlet ayam tepung tersebar di seluruh negara. Bisnis yang kompetitornya banyak. Namun, tetap menguntungkan.

Beberapa bisnis waralaba Ayam tepung yaitu Olive Chicken, Rocket Chicken, Popeye, Fried, Ayam Goreng Sabana, dan lain-lain.

  • Es Krim

Es Krim ialah makanan beku yang berbahan dasar susu sapi. Menemui penjual es krim sekarang sangat gampang. Karena, Anda bisa meletakkan freezer es krim di rumah.

Untuk menjualnya pun Anda tidak perlu memiliki toko kelontong.

Perusahaan es krim mulai menawarkan modal Rp 10 jt untuk mendapatkan booth atau freezernya.

Cita rasa es krim-es krim yang ditawarkan sama seperti es krim yang dijual di minimarket. Jadi, Anda tidak perlu khawatir memulai peluang bisnis waralaba ini.

3. Bisnis Waralaba Pertamini

Pertamini kerap ditemukan di seluruh kota-kota besar Indonesia yang padat penduduk. Atau yang sebagian besar penduduknya menggunakan transportasi motor. Cukup di depan rumah saja. Anda dapat membuka pertamini.

Usaha ini cukup diminati selain makanan dan minuman. Apalagi untuk Anda yang ingin bekerja dari rumah. Modal usaha pertamini berbeda-beda. Namun, umumnya bermodal kecil kisaran 9,5 juta sampai Rp. 20 jt.

Anda akan mendapatkan berbagai pilihan paket pom bensin tergantung pada mesin pom sampai jenis boothnya. Namun, Anda harus tetap berhati-hati karena bensin mudah terbakar. Ikuti training dengan baik untuk pengisian bahan bakar dan selalu sediakan alat pemadang kebakaran.

4. Bisnis Waralaba Laundry

Di tengah hiruk pikuk masyarakat kota yang super cepat. Menyisihkan waktu untuk mencuci dan menyetrika sangat susah. Masalah tersebut bisa Anda jadikan peluang bisnis yang menjanjikan dengan membuka laundry.

Tidak hanya pakaian. Membuka laundry tas, sepatu, boneka, sampai karpet dapat membawa keuntungan besar. Demi mengelola bisnis franchise ini. Anda harus mengocek modal berkisar Rp 8 jutaan sampai 30 jutaan. 

Untuk mendapatkan fasilitas berupa mesin cuci, setrika, deterjen, pewangi, dan lain sebagainya. Estimasi balik modal sekitar dua sampai lima bulan.

Beberapa waralaba di bidang laundry di antaranya QnC Laundry, dan Pantura Laundry, Melia Laundry, dan lain-lain

5. Bisnis Waralaba Kecantikan

Bisnis kecantikan baru-baru ini ramai dan bisa mendatangkan untung besar. Banyak yang takut memulai bisnis waralaba ini karena mengira butuh modal besar. Modal mulai dari Rp 10 juta, Anda dapat mendirikan klinik kecantikan Anda sendiri.

Klinik Jelita yang berpusat di Magelang membuka peluang untuk Anda memulai bisnis keindahan tersebut. Adapula House of Therapy. Klinik pijat yang bermodal Rp 10 juta sampai Rp 50 juta untuk memulainya.

Selain itu, ada Naavagreen. Klinik kecantikan asal Yogyakarta dengan 19 cabang se-Indonesia. Naavagreen menawarkan produk dengan bahan-bahan alami. Untuk memulai bisnis ini Anda setidaknya harus mengocek modal mulai Rp 5 juta-an.

6. Bisnis Waralaba Pendidikan

Bagi Anda yang suka mengajar atau bermimpi mempunyai sekolah sendiri sekarang Anda bisa memilikinya dengan mudah. Kebanyakan bimbingan belajar bermodal minim untuk anak-anak sekolah dasar.

Program untuk anak-anak tersebut biasanya menghitung, membaca, menulis, mengaji, dan lain sebagainya. Harga yang ditawarkan bisa sampai ratusan juta. Tapi, dengan sistem kemitraan kisaran Rp 10 juta. Anda bisa membuka bisnis waralaba pendidikan ini.

Beberapa pilihan waralaba di bidang Pendidikan yang dapat Anda pertimbangkan Lembaga Pendidikan Bina Ilmu, Sampai Bisa Training Center, Al-Jabr Easy Math Kids, dan Easy English Center.

7. Bisnis Waralaba Tour dan Travel

Berwisata merupakan bagian hidup manusia. Jadi, tidak heran jika banyak orang mencari agen wisata yang mumpuni. Untuk Anda yang menyukai bisnis traveling. Waralaba ini cocok untuk Anda.

Bisnis waralaba ini dekat kaitannya dengan menjual tiket, penjualan paket wisata, rental transportasi, dan lain sebagainya.

Panorama World dan Midas Nusantara Tour and Travel bisa jadi pilihan memulai bisnis franchise di bidang travelling. Mulai Rp 10 juta saja. Anda dapat menjalin kerjasama.

8. Bisnis Waralaba Jasa Antar Barang

Sekarang orang-orang memasuki era melakukan pembelian lewat online tanpa tatap muka. Anda cukup menunggu saja di rumah. Maka pesanan dari HP Anda akan datang dengan sendirinya. Karenakan pesatnya tren tersebut. Bisnis ekspedisi makin diminati.

Pemilik perusahaan pengiriman barang membuka waralaba. Agar barang bisa menjangkau kota-kota kabupaten kecil. Mulai dari kisaran Rp 5 juta. Anda akan mendapat berbagai fasilitas untuk kantor ekspedisi.

Ekspedisi Tiki dan Pahala Express membuka waralaba kemitraan kurir. Pahala Express focus untuk pengantaran barang dengan bobot besar. Keduanya membuka sistem waralaba dengan modal Rp 20 juta.

Simpulan
bisnis-waralaba-modal-kecil
foto: beritagar.id

Setelah membaca penjelasan di atas. Anda jadi tahu bahwa berbisnis waralaba atau franchise harus diperhatikan secara seksama. Waralaba mempunyai keuntungan dan kelebihan. Selain itu, teliti memilih pemilik usaha dan perusahaan waralaba dapat menjadi kunci sukses menjadi pengusaha waralaba.

Ada bermacam-macam bisnis waralaba yang terpercaya dan tersebar di Indonesia. Dari makanan, minuman, pengisian bahan bakar, kecantikan, laundry, pendidikan, tour dan travel, serta jasa antar barang merupakan contoh bisnis waralaba modal kecil.

Jadi, apakah Anda sudah menentukan usaha waralaba yang Anda mau?