Yuk Cari Tahu Cara Membuat Kerupuk Kulit Sapi!

Yuk Cari Tahu Cara Membuat Kerupuk Kulit Sapi! image

Bagi sebagian orang peran kerupuk dalam sebuah hidangan sangatlah penting. Bahkan saking pentingnya ada ungkapan yang mengatakan “makan tanpa ditemani kerupuk, ibarat ada yang kurang” .

Ternyata kerupuk itu memiliki jenis yang bermacam-macam, dan tentu saja memiliki rasa dan tekstur yang beragam pula. Nah salah satu kerupuk yang paling banyak digemari adalah kerupuk kulit sapi.

Di artikel ini kita akan mencari tahu bagaimana cara membuat kerupuk kulit sapi. Tapi sebelum itu, mari kita cari tahu dulu hal-hal yang berhubungan dengan kerupuk kulit sapi.

Kerupuk kulit sapi atau yang lebih dikenal dengan sebutan Rambak adalah salah satu jenis kerupuk yang dibuat dari kulit hewan.


kerupuk-kulit-sapi
foto: wikipedia.org

Bagi orang-orang yang tinggal di daerah Jawa Barat, Garut pada khususnya Kerupuk kulit sapi ini juga dikenal dengan nama dorokdok.

Di daerah garut sendiri, dorokdok atau Kerupuk kulit sapi ini sudah menjadi makanan khas dan oleh-oleh.

Kulit hewan yang biasa digunakan dalam hal pembuatan kerupuk kulit sapi ini adalah kulit sapi dan terkadang juga kerbau. Ternyata jenis kulit yang digunakan adalah jenis kulit hewan yang berusia muda.

 Sedangkan untuk kulit hewan yang berusia tua tidak digunakan.

Alasannya, kulit hewan yang masih muda akan lebih mudah untuk diolah. Selain itu juga tekstur yang tercipta juga akan renyah dan lezat.

Cara pembuatan kerupuk kulit sapi juga bisa dibilang susah-susah gampang. Hal itu terbukti dari prosesnya yang membutuhkan berhari-hari. Waktu yang paling lama terjadi ketika proses pengeringan kulit.

Metode pengeringan kulit ini beragam, mulai dari cara konvensional yaitu dengan memanfaatkan panas matahari atau yang lebih modern yaitu menggunakan oven.

Lalu, bagaimanakah cara membuat kerupuk kulit sapi ini? Ini dia caranya.

1. Memilih Kulit Sapi

Kulit sapi muda sangat cocok untuk membuat kerupuk kulit sapi. Selain akan menghasilkan kerupuk kulit sapi yang renyah dan lezat. Pemilihan kulit sapi muda juga membantu mempercepat proses pengolahan.

2. Garami Kulit Sapi

Kulit sapi yang sudah dipilih, selanjutnya harus digarami terlebih dahulu. Hal itu bertujuan agar menghasilkan rasa yang gurih.

Setelah digarami, kulit harus dijemur selama 2-3 hari, proses ini dimaksudkan untuk mengurangi kadar air di dalam kulit.

3. Menghilangkan Bulu Pada Kulit

Setelah kering, selanjutnya kulit akan masuk proses pembersihan dari bulu-bulu yang masih tertinggal.

Cara untuk menghilangkan bulu-bulu yang masih menempel pada kulit ini biasanya dengan cara dibakar.

4. Merebus Kulit

Setelah kulit bersih dari bulu, langkah selanjutnya adalah kulit direndam. Proses perendaman ini membutuhkan waktu satu malam.

5. Merebus dan Membumbui Kulit

Setelah direndam, kulit selanjutnya direbus bersama bumbu dan rempah. Pemberian bumbu dan rempah ini bertujuan untuk memberikan cita rasa yang enak pada kulit.

6. Mengeringkan Kulit

Setelah direndam bersama bumbu dan rempah-rempah, kulit sudah bisa dipotong sesuai bentuk yang diinginkan. Namun kulit juga masih harus dikeringkan terlebih dahulu.

Proses pengeringan kulit ini bertujuan untuk mengeringkan kulit sebelum masuk tahap penggorengan. Proses ini juga bisa memakan waktu berhari-hari.

Semakin kering kulit maka kerupuk kulit sapi yang dihasilkan juga akan semakin renyah.

7. Goreng Dengan Api Sedang

Setelah kulit dirasa sudah benar-benar kering, maka kulit sapi pun siap untuk digoreng. Proses penggorengan dilakukan dengan api sedang.

Dan akhirnya, Kerupuk kulit sapi yang lezat pun siap untuk disantap.

kerupuk-kulit-sapi
foto: aceh.tribunnews.com


Manfaat Kerupuk Kulit Sapi
Ternyata selain gurih dan lezat, Kerupuk kulit sapi ini juga memiliki manfaat luar biasa untuk tubuh. Penasaran? yuk kita lihat apa saja manfaatnya.

1. Memperkuat Tulang

Kerupuk kulit memiliki kandungan kalsium dan fosfor yang tinggi. Kedua zat ini dapat membantu memperkuat dan memperbaiki tulang dalam tubuh.

2. Melancarkan Pencernaan

Serat yang terkandung dalam kerupuk kulit sapi juga bisa membantu memperbaiki sistem pencernaan dalam tubuh.

3. Memperkuat Gigi

Selain tulang, kandungan kalsium dan fosfor yang ada dalam kerupuk kulit sapi juga bisa menguatkan gigi.

4. Penetral Rasa Pedas

Rasa pedas yang ditimbulkan dari cabai atau makanan lain yang mengandung zat capsaicin akan menimbulkan rasa pedas dan panas pada mulut.

Salah satu cara untuk menetralisir rasa pedas tersebut adalah dengan mengkonsumsi kerupuk kulit sapi. Hal itu dikarenakan kandungan minyak yang banyak pada kerupuk kulit sapi ini.

Ya, minyak dapat menetralisir dan meminimalisir rasa pedas yang disebabkan oleh makanan yang mengandung zat capsaicin.

5. Sebagai Opsi Diet

Tau gak, kalo kerupuk kulit sapi ternyata memiliki kadar kalori yang rendah. Nah hal ini bisa dijadikan opsi diet tanpa harus mengurangi hasrat untuk ngemil.


kerupuk-kulit-sapi
foto: blibli.com


Efek Samping Mengkonsumsi Kerupuk Kulit Sapi

Namun selain manfaat, mengkonsumsi kerupuk kulit sapi secara berlebihan juga dapat menyebabkan efek samping yang beragam. Simak beberapa efek samping akibat mengkonsumsi kerupuk kulit sapi berikut.

1. Kolesterol

Kandungan minyak yang berlebih pada kerupuk kulit sapi ini bisa menyebabkan terbentuknya lemak jenuh. 

Lemak jenuh ini bisa menyebabkan beberapa penyakit untuk tubuh, salah satunya adalah kolesterol.

2. Kelebihan MSG

Dalam pengolahan yang salah, kerupuk kulit sapi banyak mengandung MSG yang cukup tinggi. MSG yang tinggi ini tentu saja kurang sehat bagi tubuh.

Selain MSG, tak jarang para produsen curang menambahkan bahan pengawet serta pewarna makanan dalam proses pembuatan kerupuk kulit sapi ini.

3. Meninggalkan Rasa Kering Pada Lidah

Tekstur kerupuk kulit sapi yang kering akan meninggalkan efek kering dan kasar pada lidah. Hal itu tentu akan membuat lidah kita menjadi tidak nyaman.

Nah maka dari itu, alangkah lebih baiknya apabila kita mengkonsumsi kerupuk kulit sapi ini secukupnya saja dan tidak berlebihan.

Seiring kemajuan zaman, maka banyak produsen kerupuk kulit sapi yang berinovasi mengenai rasa. Inovasi rasa kerupuk kulit sapi ini tentu saja bertujuan agar kerupuk kulit sapi tak ketinggalan zaman dan tetap kekinian.

Selain rasa original. Kini, sudah banyak rasa baru yang dihadirkan pada kerupuk kulit sapi ini. Mulai dari rasa keju, balado, pedas, dan masih banyak lagi bisa menjadi pilihan bagi penikmat kerupuk kulit sapi.

Namun renyah dan lezatnya kerupuk kulit sapi harus sedikit tercoreng dengan hadirnya para produsen yang nakal.

Para produsen curang ini kerap memproduksi kerupuk kulit sapi dari bahan-bahan yang tentu saja tidak layak konsumsi. Salah satunya adalah kulit yang digunakan berasal dari limbah kulit.

Tentu saja tujuannya adalah untuk meraup keuntungan yang besar namun dengan modal yang minim. Biasanya mereka menggunakan kulit limbah dari industri sepatu atau tas berbahan kulit.

Limbah kulit ini sangat berbahaya apabila sampai masuk ke dalam tubuh kita, hal itu dikarenakan limbah kulit tersebut sudah tercampur dengan beberapa zat kimia yang berbahaya.

Efeknya sangat mengerikan, kanker bahkan kematian bisa menjadi resiko apabila kita mengkonsumsi limbah kulit tersebut.

kerupuk-kulit-sapi
foto: beautynesia.id

Lantas bagaimana caranya membedakan antara kerupuk kulit sapi asli dengan kerupuk kulit sapi abal-abal? Yuk, simak beberapa perbedaanya.

1. Warna

Salah satu perbedaan yang paling mencolok antara kerupuk kulit sapi asli dengan kerupuk kulit abal-abal adalah warna.

Kerupuk kulit asli memiliki warna yang coklat dan cenderung gelap. Sedangkan untuk kerupuk kulit abal-abal akan berwarna lebih terang.

2. Tekstur Permukaan

Kerupuk kulit sapi asli akan bertekstur kasar dan berpori-pori, sedangkan kerupuk kulit abal-abal akan lebih lembut, hal itu karena sudah tercampur dengan bahan kimia.

3. Bau 

Kerupuk kulit yang asli cenderung tidak memiliki bau alias hambar, sedangkan kerupuk kulit abal-abal akan menimbulkan bau yang cukup kuat.

4. Rasa

Selain lezat dan gurih, kerupuk kulit asli tidak akan meninggalkan efek tidak nyaman di tenggorokan.

Hal ini berbeda dengan kerupuk kulit abal-abal, karena kerupuk kulit ini akan meninggalkan rasa tidak nyaman dan gatal pada tenggorokan.

Semakin kerupuk kulit sapi ini makin digemari, maka semakin banyak pula akal para produsen curang untuk mengakali pembuatan kerupuk kulit sapi.

Oleh karenanya, kita sebagai konsumen harus benar-benar teliti dan cermat saat membeli kerupuk kulit sapi. Tentu kita tidak mau bukan mengkonsumsi zat yang bisa membahayakan tubuh kita.

Sebenarnya ada cara yang paling aman untuk mengkonsumsi kerupuk kulit sapi ini tanpa harus takut salah membeli. 

Yaitu membuatnya sendiri di rumah, bagaimana caranya?

Cara Membuat Kerupuk Kulit Sapi
kerupuk-kulit-sapi
foto: nakita.grid.id

Pertama kita harus menyiapkan bahan utamanya terlebih dahulu, bahan-bahan untuk membuat kerupuk kulit sapi di rumah adalah

  • 1 kg Kulit sapi
  • Bawang putih
  • garam
  • gula
  • penyedap rasa
  • Air kapur

Setelah menyiapkan bahan-bahannya, mari kita lanjut ke cara pembuatannya :

1. Pertama-tama kulit sapi harus direndam terlebih dahulu menggunakan air kapur selama 1-2 hari.

2. Setelah direndam, bersihkan kulit sapi dari bulu-bulu yang masih menempel. Proses pembersihan bisa menggunakan pisau atau dibakar dengan api yang sedang. Proses pembersihan bulu ini sangatlah penting, karena untuk menghindari bulu-bulu halus yang masih tertinggal pada kulit sapi.

3. Setelah kulit bersih dari bulu-bulu yang menempel, maka langkah selanjutnya adalah mengeringkan kulit sapi. Proses pengeringan ini bisa dilakukan dengan cara menjemur kulit di bawah sinar matahari atau dimasukan kedalam oven.

4. Setelah kulit kering, potong kulit sesuai selera.

5. Kulit sapi yang sudah dipotong-potong tadi, selanjutnya direbus dan dicampur dengan bumbu yang sudah dihaluskan. Bumbu tersebut adalah 1 sdm penyedap rasa, 2 sdm gula, 3 sdm garam, dan 15 siung bawang putih.

6. Setelah selesai direbus, angkat dan tiriskan kulit sapi. Biarkan sejenak agar bumbu meresap ke dalam kulit sapi.

7. Kulit sapi harus dijemur kembali untuk mengurangi kadar air yang masih tersedia dalam kulit sapi, dan bumbu meresap.

8. Jika sudah benar-benar kering, maka kulit sapi pun siap untuk digoreng.

9. Proses penggorengan kulit sapi ini harus menggunakan api bersuhu kecil dan berapi sedang.

10. Goreng kerupuk kulit sapi hingga terlihat sedikit mekar.

11. Jika sudah agak mengembang, angkat dan tiriskan terlebih dahulu kerupuk kulit sapinya.

12. Goreng kembali kerupuk kulit sapi yang sedikit mengembang tadi menggunakan suhu panas dan api besar hingga kerupuk benar mengembang.

13. Jika sudah matang dan mengembang, maka angkat kerupuk kulit sapi dan tiriskan.

14. Kerupuk kulit sapi siap dihidangkan.

Nah itu dia cara membuat kerupuk kulit sapi yang lezat dan renyah di rumah, bagaimana mudah bukan? selamat mencoba ya guys.

Oh iya guys, hal yang harus diperhatikan dalam proses pembuatan kerupuk kulit sapi ini terletak pada proses penjemuran. Semakin kering kulit, maka akan semakin renyah.

Nah jika proses pengeringan kulit tidak maksimal, maka kerupuk kulit yang dihasilkan akan kurang renyah dan kurang mengembang pada saat digoreng.